ForexProsForex Rates Powered by The Forex Trading Portal - Forex Pros

Jumat, 08 Januari 2010

RANGE POINT

Cara menghitung range

Gambar 1:

Pada gambar satu adalah salah satu contoh tampilan harga berjalan saat ini pada salah satu perusahaan penyelenggara jasa Forex Online Trading.

Keterangan :

Currency : Adalah kolom berbagai macam mata uang yang di perdagangkan

Last : Adalah harga bergerak pada saat itu

Bid : Adalah harga yang di tawarkan oleh pialang jika kita

Hendak menutup / melikuidasi posisi kita

Offer : Adalah Harga yang ditawarkan oleh pialang jika kita

Hendak membuka suatu posisi baru.

High : Adalah record harga tertinggi dari sepanjang hari itu sampai detik

Terkini saat itu.

Low : Adalah record harga terendah dari sepanjang hari itu sampai detik

Terkini saat itu

Open : Adalah record harga pembukaan pada hari itu.

Cara menghitung rata-rata range harian suatu mata uang:

Kumpulkan data-data harga High dan Low mata uang yang diinginkan selama paling tidak satu bulan terakhir lalu di bagi 22 hari kerja

Contoh :

Pada hari ini harga High Euro adalah 1.1839 dan harga Low adalah 1.1766

Berarti range hari ini adalah 1.1839 – 1.1766 = 0.0077 atau berarti 77 poin

Lakukan hal seperti tersebut diatas untuk data selama paling tidak satu bulan lalu hitung total poin yang ada selama satu bulan dari data yang kita buat tersebut setelah ketemu jumlah totalnya lalu di bagi dengan 22 (22 adalah jumlah hari masa kerja selama satu bulan )

Gambar 2:

EURO – USD

115 POINT

GBP - USD

150 POINT

USD - JPY

90 POINT

USD -CHF

130 POINT

Pada gambar 2 adalah hasil perhitungan yang sudah didapatkan berdasarkan pengamatan yang sudah kita lakukan sesuai dengan cara yang telah di deskripsikan diatas.

Catatan :

Angka rata-rata tersebut tidak mutlak bahwa satu hari pasti akan bergerak di kisaran itu. Perlu diingat kembali bahwa pasar adalah sangat flexsibel dan tidak bisa diduga. Bisa saja satu hari itu range harganya bisa melonjak sampai 2 atau 3 kali lipat dari biasanya.

Namun kejadian seperti itu jarang terjadi.

Menghitung target profit

Observasi pada studi kasus contoh kasus hari ini berdasarkan data pada gambar 1

EUR-USD = 73 kurang 42 point dari rata-2x

GBP-USD = 107 kurang 43 point dari rata-2x

USD-JPY = 51 kurang 39 point dari rata-2x

USD-CHF = 77 kurang 53 point dari rata-2x

Posisinya:

Eur-Usd =

Last : 1.1819

High : 1.1839

Low : 1.1766

Keterangan : 20 point lagi break high

Gbp-Usd =

Last : 1.7551

High : 1.7568

Low : 1.7461

Keterangan : 17 point lagi break high

Usd-Jpy =

Last : 120.56

High : 120.78

Low : 120.27

Keterangan : 22 point lagi break high

Usd-Chf

Last : 1.3030

High: 1.3072

Low : 1.2995

Keterangan 35 point lagi break low

Mempelajari posisi 4 pairs diatas satu-satunya yang sudah lumayan matang adalah mata uang GBP yaitu kurang 17 point lagi break high posisi range hariannya sudah 107 point dan kurang 43 point lagi sudah masuk range rata-2x

Hubungannya dengan pair lainnya adalah :

Terhadap EUR-USD

43 point kekurangan rata-2x GBP-USD dikurangi jarak harga last EURO-USD menuju break high yaitu 43-20 = 23.

Jadi tambahkan 23 point ke harga high EURO-USD 23+1.1839=1.1862

dari 1.1862 ini dikurangi 115 point (range rata-rata harian EURO-USD) yaitu = 1.1747 dari hasil perhitungan ini kita memperoleh gambaran kira-2x dalam hari ini harga high nya 1.1862 sedangkan lownya 1.1747 maka jika kemudian benar harga mendekati posisi 1.1862 kita open posisi sell misalkan sial salah pun paling tidak besok pasti 90% bisa pulang modal.

Terhadap GBP-USD sendiri

Harga low+150 point = 1.7461+150 point

Taksiran harga high : 1.7611

Taksiran harga low : 1.7461

Terhadap USD-JPY

43 point-22poin=21 tambahkan 21 point ke harga high JPY 120.78=120.99

120.99-90 poin=120.09

Taksiran high USD-JPY=120.99

Taksiran low USD-JPY 120.09

Terhadap USD-CHF

43 point – 35 point=8point kurangkan 8 point dari harga low 1.2995-8point=1.2987

Taksiran harga high =1.3117

Taksiran harga low = 1.2987

Catatan :

Berdasarkan trend saat ini biasanya harga akan cenderung mengejar yang paling dekat jangkauannya contoh kasus misalnya EURO-USD :

Posisinya:

Eur-Usd =

Last : 1.1819

High : 1.1839

Low : 1.1766

Keterangan : 20 point lagi break high Range saat ini adalah sudah 73 poin Range rata-ratanya 115 point secara sederhananya dapat dikatakan bahwa Euro akan terus break high sampai ke posisi range rata-ratanya yaitu ke posisi 115 poinan jika posisi tick saat ini adalah 1.1819 maka open posisi yang di rekomendasikan adalah open buy dengan pertimbangan harga mungkin akan terus break high mencapai ke posisi 1.1881. darimanakah angka 1.1881 itu? Angka 1.1881 didapat dari asumsi harga low hari ini yaitu 1.1766+115 poin = 1.1881. Berarti secara teori kita masih punya kesempatan memperoleh keuntungan 1.1881-1.1819=62 poin lagi namun pada prakteknya kadang harga bisa lebih tinggi lagi atau bisa juga malah lebih rendah daripada prakiraan kita maka untuk keamanannya 62 poin tersebut di bagi 2 lagi ( 62:2=31) 31 poin inilah yang diharapkan bakal menjadi profit kita tapi jika inipun masih dirasa kurang aman ya di discount lagi deh menjadi 25 point

Dengan menargetkan 25 point sebagai profit kita, berarti kita sudah memasang target yang rasional ( tidak serakah ) dengan perhitungan diatas kita sudah bisa di pastikan 75% pasti sudah bakal menang

Menghitung stop loss:

Pada kenyataannya tidak semua perhitungan kita berjalan mulus kesalahan selalu saja bisa terjadi dan hal tersebut sudah merupakan suatu resiko yang tidak bisa di hindari lagi.

Untuk membatasi kerugian yang lebih besar lagi gunakanlah fasilitas stop loss. Tidak ada perhitungan khusus untuk menghitung stop loss ini semuanya terserah kepada anda seberapa besar anda rela mau menanggung kekalahan.

Secara pribadi saya memasang stop loss 50 poin (jika perhitungan saya ternyata salah sehingga mengakibatkan saya mengalami minus maka otomatis jika minus saya sudah mencapai 50 poin posisi saya akan terlikuidasi secara otomatis dan saya menanggung kerugian 50 poin)

Menghitung modal yang akan di gunakan untuk bertrading:

Misalnya anda memiliki USD 100 sebagai modal. Gunakanlah 10% nya saja untuk bertrading sisanya digunakan sebagai cadangan untuk menghadapi swing harga atau untuk mengunci posisi kekalahan ( Hedging ) sambil pelan-pelan melakukan aksi curi-curi point untuk memulihkan loss kita.

sumber : http://lukitohendro.cjb.net

0 komentar:

Poskan Komentar

 

FXstreet.com: Technical: Technical Analysis Reports

Forex Technical Analysis Reports (ActionForex.com)

FOREX TRADING Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template